Mengapa saya mensyiarkan SQ?

Ditulis pada: 18 Mei 2010 | oleh: Budi Yuwono | Diarsip dalam: Keluarga dan Perkawinan, Personal | Tag: | Tak ada komentar »

Mengapa saya menulis blog ini?

Mengapa saya perlu mensyiarkan SQ?

Mengapa disebut SQ Reformation?

Mengapa ini…mengapa itu?

Saya kerap mendapat pertanyaan-pertanyaan senada dengan yang tersebut di atas. Semuanya berawal dari kata ”mengapa”. Orang-orang di sekitar saya pun menanyakan hal tersebut, terlebih mereka sudah lama mengenal saya dan mengetahui saya tidak punya ’potongan’ sebagai orang yang jago berkomunikasi di depan orang banyak. Saya juga cenderung dikenal sebagai orang yang pendiam dan tidak banyak bicara. Lantas mengapa? Selengkapnya »